SEBLAK ANNA ( SEBLAK JELETET MURNI 2 )



Haaa~

Blog kali ini, aku akan bahas tentang makanan. Baru pertama kali nih aku nulis tentang kuliner. Biasanya kan jalan-jalan terus ya, haha. Jadi, makanan ini adalah salah satu makanan khas Bandung, yang pada jamannya ( lupa tahun berapa. Kasih tau ya, haha ) bikin pencinta kuliner penasaran ingin coba. Makanan apa ya? Yap, kalian pasti udah tau, yaitu SEBLAK. Seblak adalah makanan yang tebuat dari kerupuk basah dan ditambahkan dengan bumbu-bumbu cinta khas seblak. Bukan hanya kerupuk basah saja, ciri khas lainnya dari seblak, yaitu PEDAS. Indonesia banget kan?? Cabe banget kan? Kalo bukan Cabe, berarti cabe-cabean. Ga jelas sih eh.

Sekarang, seblak udah berkembang loh. Isinya bukan hanya kerupuk basah aja. Tapi, juga ada Mie, Kwetiaw, Makaroni. dan lain-lain. Ga usah banyak merogoh kocek, seblak udah bisa didapat dengan harga Rp 10.000. Murahkan? Yang digerobak-gerobak aja yang murah sih.

Yaudah dari pada banyak intro, mending langsung aja ya pengalaman makan seblak bersama temen-temen ku.

Dolan-dolan ke Curug Ciherang, Bogor


Ya, kembali lagi untuk menuliskan sebuah cerita perjalanan bersama teman-teman ku. Bukan perjalanan yang jauh seperti dipostingan yang sebelumnya. Ke tempat yang dekat dari Depok yaitu ke suatu daerah di Bogor. Kalau Bogor kotanya sih, udah biasa. Tinggal naik komuter line dari Stasiun Depok Baru. Pas sampai di Stasiun Bogor, tinggal bingung. Yee.. tinggal naik angkot dong ke tempat yang kita tuju. Gimandose pfftt...

Syudahlah. Langsung aja ya~

Selasa, 04 Oktober 2016
Sekitar jam 07.15, Aku dijemput Dinda untuk pergi ke suatu tempat nih. Pasti kalian udah tau lah kemana. Kan ada di judul hehe. Sebelum lanjut jalan untuk bertemu Mareta dan Dini, kami ambil gopero-gopero an ke rumah tantenya Dinda. Sudah diambil, kami lanjut jalan untuk jemput Mareta. Nah, sampailah kami di gang rumahnya yang bertepatan di jalan "ada aja deh". Tidak lama menunggu, akhirnya muncul juga. Oke, mari lanjut jalan untuk jemput Dini. Kami janjian untuk ketemuan di Jalan Juanda, Depok.

Sampai di Jalan Juanda, aku belum lihat sosoknya Dini (bukan sosok makhluk halus ya. kan bukan dunia lain, Astagfirullah). Sambil menunggu Dini datang, main Instagram Stories dulu. Hmm.. Dini ga dateng-dateng. Eh, ga lama kemudian, kami ketemu Dini deh. Start awal dari Jalan Juanda. Sebelum jalan, aku buka aplikasi map dulu. Aku pake aplikasi waze. Kenapa pake waze? karena aku imut. Oke, sudah diatur kemana akan pergi yaitu ke Curug Ciherang, mari berangkaaatt~~~

Aku dan Dinda masing-masing mengendarai motor untuk memboncengi kanjeng-kanjeng putri ini. Eh tapi Mareta yang nyetir deng. Dinda yang di boncengin (ga penting sih). Hanya ber-empat saja. Harusnya Iin ikut. Tapi, sudahlah umm. Kami jalan dari Depok sekitar jam 8 lewatan sepertinya. Kesiangan sebenarnya. Tapi, yasudah ya sing penting dolan yo.

Di waze, aku pilih rute yang melewati jalan tajur - citeureup. Waktu yang ditempuh sekitar hampir 2 jam kalau di Waze. Ya, ini pertama kali aku touring ke Bogor sama teman-teman. Nekat sih sebenarnya. Tapi, kalo ga nekat, ga kuy. Ya.. asal berkendaranya hati-hati, Insya Allah perjalanan bakal lancar terus hehe. Jangan lupa untuk selalu berdoa sebelum perjalanan dimulai. Saat tiba di Jalan Raya Bogor, Kami isi bensin dulu dan beli minum. Full-in tengki. Antisipasi kalau disana susah menemukan pom bensin. Sudah selesai urusan di pom bensin, lanjut jalan lagi~

Kebumen dan Purwokerto

Udah lama ga nulis blog lagi. Sebenarnya banyak yang mau diceritain di sini. Tapi, mageeeerrr -,-
Nah kali ini aku mau ceritain liburan sama temen-temen. Agak lupi-lupi sih karena udah beberapa bulan yang lalu. Selamat membaca :)

Aku sama teman -teman punya rencana untuk mengisi waktu liburan selama seminggu. Rencana apa tuh? Rencananya yaitu liburan di kampungnya Khusnul yaitu di Kebumen. Dari pada seminggu di dalam rumah hany utnuk main komputer, mending mlaku-mlaku sama Elly, Ayya, dan Khusnul. Mungkin kalo udah baca postinganku yang sebelumnya, pasti ga asing dengan nama mereka. Wong aku main sama mereka terus hahaha. Langsung aja ya kita mulai di hari pertama~

Jeeeengg-jeeeeng!!


KEDAI KITA & KEBUN RAYA BOGOR



Jumat, 18 Desember 2015
Setelah selesai ujian, Aku, Mareta, Dinda, dan Dini berencana akan pergi. Tapi, enaknya pergi kemana ya? Hmm… Bogor kayaknya enak nih hehe. Kami sepakat untuk pergi ke Bogoooor. Langsung saja bergegas keluar dari kampus.

Biasanya, Aku main ber lima dan hari itu Cuma ber empat. Biasalah Iin selalu gak bisa diajak main. Hmm~

Motor aku tinggalkan di parkiran kampus. Aku akan naik kereta dari Stasiun Pondok Cina. Stasiunnya sangat dekat dengan kampus. Jadi, tinggal berjalan kaki sebentar saja. Sampai di Stasiun, Aku langsung membeli tiket komuter line tujuan bogor. Tarif nya sebesar Rp 3000 dan jaminan Rp 10.000. Yap! Aku dan teman-teman siap menunggu kereta datang.


“ Sebentar lagi komuter line tujuan Depok akan tiba “, Kata mba-mba yang halo-halo


Terpaksa Kenalan dengan Si "Banjir"

Kamis, 10 Desember 2015
“Ya Allah, ini grafiknya kok aneh ya?” Bingung


“Duh.. ini benar gak ya jawabannya kayak gini ?” Otak meledak


Hari itu, Aku sedang melaksanakan Ujian Tengah Semester. Mata kuliah yang diujikan adalah Riset Operasional (RO). Jujur sejujujur-jujurnya, ini mata kuliah macam apa sih? Haduh! Angka-angka bertebaran di catatan RO ku (bukan catatan ku sendiri deng. Tapi, fotocopyan catatan si Tri hahaha). Pusing, mumet, dan pokoknya campur aduk. Diberi keringanan sih sama dosen yaitu open book atau buka buku. Iya. Ringan. Tingkat keringanannya 10000000. Nolnya boleh kok ditambahin lagi. Hmm~

Selesai ujian, reaksi teman-temanku bermacam-macam. Ada yang memang benar-benar berfikir keras sekeras tonjokan Tessi (Yah itu mah lembek. Tonjokan John Cena deh). Ada juga yang mengisi jawaban dengan menyalin catatan yang padahal itu bukan jawabannya (jurus kepepet hahah). Ingat pepatah, “kerjakan, ingat-ingat kembali, bunuh diri”. Ups salah. Yang benar “Datang, Kerjakan, Lupakan”.

Terlalu Baik Berujung digondol KRL Comutter Line

Kamis, 3 Desember 2015
Saat itu, aku dan temen-teman sedang berada di dalam kereta dan menuju pulang sehabis motret-motret di sekitar Jakarta Pusat. “Sebentar lagi kereta akan berhenti di Stasiun Lenteng Agung“, kata mas yang halo-halo di dalam kereta”. “Yah, cepet banget 3 stasiun lagi nyampe“, pikirku. Okey, santai dulu sambil mengobrol. Kereta yang aku naiki sangat ramai karena jam pulang kerja.


“Sebentar lagi kereta akan berhenti di Stasiun Pondok Cina“, kata mas yang halo-halo-lagi.


Aku dan temen-temen bergegas untuk bangun dari tempat duduk. Sementara, Nisa masih tetap di tempat duduk karena dia akan turun di stasiun Bojong Gede. Temen-temen sudah siap berdiri persis di dekat pintu. Sementara aku sibuk mempersilahkan orang-orang yang berdiri untuk duduk di kursi yang ga ku tempati lagi.

Kereta berhenti di Stasiun Pondok Cina. Lalu aku jalan menuju pintu keluar dan menunggu orang yang di depanku keluar. Ternyata oh ternyata, dia ga keluar. Dia hanya mengambil tas di rak atas. Saat aku ingin keluar, Orang-orang yang masuk ke kereta terlalu banyak dan aku ga bisa keluar.


“zreeeek!!“


Gagal Diet

Senin, 16 November 2015
Perkuliahan hari itu berakhir. Bereskan barang-barang dan siap untuk pulang. Aku keluar dari gedung 2 dan memandangi suasana sekitar kampus. Langit terlihat gelap, pertanda saat itu akan segera hujan. Aku dan Dinda bergegas menuju parkiran Lawson. Nyalakan motor, kasih uang parkir, periksa jas hujan dan cus pulang.

“tes…. Tes… tes…” mulai sedikit gerimis. Abaikan dan terus jalan. Sampai di Margonda, gerimis deras mulai menghampiri. Agak sedikit panik tapi tetap mengabaikan dan terus jalan. Tiba-tiba gerimis deras berhenti. Hmm.. mungkin tuhan belum berbagi gerimis ke daerah yang kulalui tersebut. Yasudah abaikan pemikiran tersebut. Kalo dipikiran terlalu serius bisa saja amnesia. Aku terus berjalan menelusuri margonda dan terdengar suara gerimis yang akan menghampiri. Benar saja, saat sampai di lampu merah menuju fly over gerimis. Berdoa agar gerimis terus saja sampai rumah.

Galeri Nasional & Museum Nasional




Kamis, 3 Desember 2015
Bangun pagi, Aku langsung mandi pagi (ya pagi lah. Masa malam). Setelah berpakaian, Aku siapkan semua barang yang akan ku bawa yaitu Tas Punggung, Kamera, Dompet, dan Hand Phone. Semua sudah siap dan nyalahkan motor. Lalu,

Beraaaaangkaaattt niiiihhh!!~

Aku akan pergi dengan para hijabers yaitu Elly, Khusnul, Ayya, Laila dan Nisa untuk mengunjungi Galeri Nasional, Grand Indonesia dan Museum Nasional. Tumben nih Nisa bisa diajak. Tapi, Ica gak bisa ikut karena ada acara. Temannya Ayya ada yang ingin ikut juga. Namanya Denicha.

Aku ketemuan dengan mereka di stasiun Pondok Cina (PoCin) dan janjian jam 9.00. Ketika sudah sampai Pocin, agak susah mencari parkiran motor karena banyak tempat parkir yang sudah penuh. Lalu, Aku memutuskan untuk parkir di rumah warga yang menjadikan rumahnya sebagai parkiran motor. Setelah itu beli tiket, ketemuan dengan teman-teman dan berangkat. Hanya Denicha yang tidak berangkat bareng. Karena rumah dia di daerah tebet.

The 38Th Jazz Goes To Campus (JGTC)


Minggu, 29 November 2015
Saat itu, Aku dan Emil akan pergi ke suatu acara festival musik jazz yang berlokasi di Universitas Indonesia. Jazz Goes To Campus, namanya. Acara Jazz Goes To Campus (JGTC) selalu diadakan dibulannya para awan sedang galaauu. Tepatnya musim hujan haha. Sebelum berangkat, saya siapkan semua barang yang akan saya bawa seperti kamera untuk merekam momen disana dan jas hujan. Hmm.. kenapa bawa jas hujan? Karena dari pihak acara menyarankan untuk membawa poncho untuk berjaga-jaga kalau misalnya hujan saat acara berlangsung dan tidak boleh membawa payung  yang nantinya akan nyolok mata penonton mengganggu penonton yang lainnya. Yowes lah Aku bawa aja atasan jas hujan motor (anak motor banget hahaha)

Awalnya, Aku janjian akan pergi bertiga. Tapi, Febi ga jadi ikut karena meriang (merindukan kasih sayang) dadakan gitu. Ya yang namanya sakit atau apapun ga ada yang tau datengnya kapan. Yaudah alhasil berdua aja deh.

Jalan - Jalan ke Jakarta Kota dan Juanda

Jakarta..

Terdengar tidak asing nama itu. Ya, itu nama kota sekaligus ibu kota Indonesia. Dulu, mungkin Jakarta masih terdengar asing untuk orang dari negara lain yang menginjakan kaki di Indonesia. Malahan Bali yang lebih populer dibandingkan Jakarta. Bahkan kata orang yang di luar sana, Indonesia itu ada di Bali wkwkwk nyengir dulu aja deh.

Lama kelamaan ya udah banyak yang tau Jakarta, banyak yang tau tentang indonesia dan banyak turis-turis yang travelling di beberapa wilayah di Indonesia. Udah terkenal deh *cihuy*

Kayaknya kaku banget ya tulisannya wkwk *skip*



Bromo dan Batu, Malang (PART 2)

Kembali menulis. Setelah nulis part 1, istirahat dulu. Pegel wkwk. Lanjut ya!

Day 4 (Kamis, 20 Agustus 2015)
Pagi hari, saya bangun jam 06.30. Bangun-bangun menggigil. Mungkin karena selimutnya tipis dan saya tidur dikasur tambahan yang tipis juga. Teman-teman sebagian udah pada bangun dan sebagian lagi masih pada molor. Kaki mulai berasa pegel-pegel saat bangun tidur. Tapi masih ada beberapa tempat yang harus saya kunjungi jadi harus semangat!

Di homestay disediakan TV. Saat TV itu dinyalahin, listrik langsung turun wkwk. Mungkin karena kami semua anak gadget banget eeq jadi semua colokan listrik dipake semua untuk ngecas sampe bawa kabel rol lagi dan alhasil listrik ga kuat wkwk. Ya karena itu percuma ada TV tapi ga bisa ditonton. Ga seperti di gubuklakah bisa nonton TV, masih bisa nonton N*T TV, ga ketinggalan nonton sitkom yang judulnya "tetangga masa bodo", dan lain-lain.

Bromo dan Batu, Malang (PART 1)

Malang. Ya!

Sudah jauh-jauh hari saya dan teman-teman merencanakan perjalanan ini. Awalnya berencana antara pergi ke Yogyakarta atau ke Malang. Kami memilih Yogyakarta. Karna Malang itu jauh banget jadi dipikirnya jogja dulu aja deh...

Memilih tempat yang akan dikunjungi, sudah. Lalu kami bikin acara arisan dan tabungan mulai dari bulan Oktober 2014 kalau ga salah atau November? entahlah. Arisannya perminggu. Seminggu Rp 25.000 /Org. Sedikit ya? hahaha ya namanya juga mahasiswa. Uang jajan masih dari Orang Tua. Dari sisa uang jajan disisihin buat arisan. Arisannya ya sama aja untuk nabung sih. Dibuat arisan biar ga males nabung dan status arisannya itu WAJIB, wajib bayar pokoknya wkwk. Selain arisan, juga ada nabung lagi. Terserah nabung berapa aja.

MAKRAB KELAS 2EB08 (PART 3)

Setelah bakar-bakar, kami makan bersama. Semua siap antri untuk mengambil makanan. Menu makanannya yaitu nasi, Ayam bakar, sosis bakar, saus sambal, dan saus kecap pedas. Enak gitu makan bareng-bareng kumpul bareng sambil ngobrol-ngobrol. Saus sambalnya ._. pedes banget! bikin melek. Saus sambel A*C yang extra hot ga pedes-pedes banget. Ini merek apa ga tau, sambel extra hot nya lebih lebih pedes. Pada kepedesan hahaha.

Makan malam bersama udah. Selanjutnya ada acara games. cara mainnya, kami semua duduk membentuk lingkaran dan masing-masing anak diberikan kertas kosong. Kertas tersebut diisikan dengan menulis nama kami masing-masing. permainan dimulai. kertas yang udah ditulis nama digeser ke teman sebelahnya dan tulis tentang diri kami. Terserah bebas misalnya saya tuh orangnya gini, gitu, dan lain-lain. Ga boleh tulis yang kasar. Pokoknya seperti itu game nya hehe ya walaupun ada masalah setelah main game ini hihi.

Main game ini sampe jam 12 malam -_- setelah main game ya bobo hoaam..

Rencananya mau solat subuh berjamaah. Ya karna tidur malem, kecapean, dan lain-lain, subuhnya bablas wkwk. Saya bangun jam 5. Kebangun sih haha terus lanjut tidur lagi. Ngantuk parah. Tapi ga bisa lanjut tidur. Keluar kamar jam 6. Udah ngeliat anak cewenya lagi bikin sarapan. Yang bangun baru beberapa aja. Terus foto-foto deh hehe



Ikhsan sama Jono begadang main PS sampe pagi







Setelah sarapan, duduk-duduk dulu abis itu berenang. Dingin brrr.. Setelah berenang terus mandi dan abis itu packing. Siap-siap. Siap-siap aja biar ga rempong. pulangnya mah abis solat jumat haha. Sebelum pulang, ada acara lagi haha. Acara king & Queen dan pembagian hadiah buat yang menang games kemarin. Kata mareta, pokoknya king & queen berlaku buat panitia juga dan property yang nanti diksh ke kingg & queen harus dipake pas di bis sampe pulang kerumah masing-masing wkwk. Trus kami dikasih 2 kertas kecil. yang satu buat king yg satu buat queen. trus ntar dikocok siapa yang paling banyak namanya keluar, dia yg jadi. Yang jadi king & queen adalaahh..

jeng jeng jeng

Ibnu dan..

dan..

Mareta.

Ibnu dan Mareta.

wkwkwkwkwkwkkwkw

dia yang ngusulin harus dipake sampe pulang, eh dia yang dapet wakak.

hahahah

Kece kan mahkotanya.. pake kopi wkwkwk. gara-gara beli kopinya kebanyakan, yowes jadi mahkota aja wkwk.

Yap.. acara selesai dan kami siap-sipa buat pulang. Sebentar cuma nginep semalem tapi gapapa yang penting makrab hehe.

Smoga kelas 2 EB08 kedepannya makin akrab ya :D






Sekian cerita perjalanan MAKRAB kelas 2EB08. Capek ih ngetik wkwk.

Oh iya saya bikin video makrab 2EB08. Bisa diliat di chanel youtube saya. Klik disini.